Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum di Indonesia. Sekitar 1 dari 8 wanita didiagnosis menderita kanker payudara selama hidup mereka. Peluang untuk sembuh jauh lebih baik jika terdeteksi pada tahap awal. Oleh karena itu, sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasa ada perubahan. Dalam kasus yang jarang terjadi, pria juga dapat didiagnosis menderita kanker payudara.
FAKTOR RISIKO
Faktor risiko yang tidak dapat dicegah:
- Usia – risiko meningkat seiring dengan bertambahnya usia
- Riwayat keluarga dengan kanker payudara
- Riwayat penyakit kanker payudara sebelumnya
- Riwayat benjolan di payudara sebelumnya
Faktor risiko yang dapat dicegah:
- Menjaga berat badan agar tidak kegemukan atau obesitas
GEJALA

PEMERIKSAAN
• Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan memijat payudara untuk mendeteksi adanya benjolan atau kelainan.
• Pemeriksaan klinis (SADANIS) dengan pergi ke dokter jika ditemukan kelainan dari pemeriksaan sendiri.
• USG
Skrining mamografi, di mana payudara di-rontgen, adalah cara paling umum untuk mendeteksi perubahan jaringan (lesi) pada payudara Anda pada tahap awal.
• Biopsi, mengambil sampel kecil jaringan payudara untuk diperiksa.
*Karena risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia, semua wanita di atas usia 50 tahun harus diskrining setidaknya setiap 3 tahun.
CARA PENCEGAHAN
- Menjaga berat badan yang sehat
- Berolahraga secara teratur
- Membatasi asupan lemak jenuh
Berolahraga secara teratur dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga hampir sepertiganya. Jika Anda telah melewati masa menopause, sangat penting bagi Anda untuk menjaga berat badan yang sehat karena kelebihan berat badan atau obesitas menyebabkan lebih banyak produksi estrogen, yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
PERAWATAN
• Jika kanker terdeteksi pada tahap awal, dapat diobati sebelum menyebar ke bagian lain dari tubuh.
• Kanker payudara diobati dengan menggunakan kombinasi:
- Operasi
- Kemoterapi
- Radioterapi