Diabetes adalah suatu kondisi dimana glukosa atau gula darah seseorang terlalu tinggi. Seiring berjalannya waktu, tingginya gula darah akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kerusakan saraf, gangguan mata, dan penyakit ginjal.
Pada tahun 2015, Indonesia menempati peringkat ke tujuh dunia untuk prevalensi penderita diabetes tertinggi di dunia dengan jumlah estimasi orang dengan diabetes sebesar 10 juta (IDF 2015). Sementara itu prevalensi populasi dengan berat badan berlebih atau overweight adalah 13,5% (Riskesdas 2018) dan Obesitas 21.8% (Riskesdas 2018), nilai ini terus meningkat setiap tahunnya, hampir dua kali lipat jika dibandingkan 10 tahun sebelumnya. Berat badan berlebih dan obesitas merupakan salah satu faktor risiko terbesar penyebab terus meningkatnya penderita diabetes.
Bagaimana Pengelompokkan Diabetes?
Tipe yang paling sering ditemukan adalah Diabetes Tipe 1, Diabetes tipe 2, dan Gestasional Diabetes. Pengelompokkan ini dilakukan berdasarkan penyebab dari diabetes sendiri.
1. Diabetes Tipe 1
Pada diabetes tipe 1, tubuh tidak memproduksi insulin. Imun sistem di dalam tubuh menyerang dan merusak sel di pankreas yang berfungsi untuk memproduksi insulin. Diabetes tipe 1 biasanya didiagnosis ketika usia anak-anak dan dewasa muda, walaupun dapat ditemukan pada berbagai usia. Seseorang dengan diabetes tipe 1 memerlukan suplai insulin harian agar dapat berada dalam kondisi yang stabil.
2. Diabetes Tipe 2
Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak memproduksi insulin dengan cukup atau tidak dapat memakai insulin dengan baik. Diabetes tipe 2 dapat diderita oleh berbagai usia, bahkan di usia anak-anak. Namun lebih sering ditemukan pada usia paruh baya dan lansia. Diabetes tipe 2 adalah tipe yang paling sering didapatkan.
3. Diabetes Gestasional
Diabetes Gestasional adalah diabetes yang terdeteksi pada trimester kedua atau ketiga pada kehamilan. Pada kebanyakan kasus, diabetes ini akan hilang setelah bayi dilahirkan. Pada seseorang yang menderita diabetes saat hamil, ia akan mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari.
4. Diabetes tipe spesifik karena sebab lain, seperti misalnya sindrom diabetes monogenik seperti diabetes ada bayi berumur kurang dari 6 bulan, diabetes akibat penyakit pada pankreas seperti pankreatitis (peradangan pada pankreas).
Siapa yang Berisiko?
Diagnosis diabetes dilakukan oleh profesional medis baik Dokter Umum maupun Dokter Spesialis, dengan pemeriksaan komprehensif termasuk menggunakan pemeriksaan penunjang seperti Pemeriksaan lab berupa pemeriksaan glukosa darah, pemeriksaan glikohemoglobin.
Deteksi dini diabetes harus dilakukan pada orang-orang tanpa gejala diabetes yang mempunyai risiko tinggi, seperti
1. Dewasa Asia dengan Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index/BMI ≥23 kg/m2 yang mempunyai satu atau lebih kondisi seperti:
- Mempunyai orangtua, saudara kandung, atau anak kandung yang menderita diabetes.
- Mempunyai riwayat Penyakit Jantung
- Hipertensi (tekanan darah ≥140/90 mmHg atau dalam pengobatan untuk hipertensi)
- Kolesterol HDL <35 mg/dL dan/atau Trigliserid >250 mg/dL
- Wanita dengan sindrom ovarium polikistik/Polycistic Ovarium Syndrome (PCOs)
- Tidak aktif secara fisik
- Kondisi lain yang berhubungan dengan resistensi insulin seperti obesitas berat.
2. Dewasa dengan hasil pemeriksaan lab yang menunjukkan kondisi prediabetes seperti nilai HbA1C ≥5.7% – 6.4%, glukosa darah puasa terganggu dengan nilai antara ≥100 mg/dL dan <126 mg/dL, individu pada kondisi ini harus diperiksa parameter diabetes secara berkala setiap tahun untuk mencegah berkembangnya kondisi tersebut menjadi diabetes.
3. Wanita yang pernah didiagnosis dengan diabetes saat kehamilan, harus diperiksa setiap 3 tahun seumur hidupnya.
4. Untuk seluruh populasi yang berusia di atas 45 tahun harus melakukan pemeriksaan skrining diabetes.
5. Apabila hasil skrining normal, maka pemeriksaan harus diulang setidaknya setiap 3 tahun, namun dapat lebih sering tergantung dengan kondisi medis setiap orang.
Referensi:
American Diabetes Association, 2018, Standards of Medical Care in Diabetes [online] Available at: https://diabetesed.net/wp-content/uploads/2017/12/2018-ADA-Standards-of-Care.pdf
Sudoyo AW, Setiohadi B, Alwi I, Simadibrata M, dan Setiati S. 2009. Buku Ajar Ilmu. Penyakit Dalam Edisi 5. Jakarta: Interna.
The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. 2019. Diabetes [online] Available at: https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes